ANALISA PASAR KERJA

ANALISA PASAR KERJA

 

Dasar Hukum

Berdasarkan Kepmen No 12 tahun 2010 : melaksanakan persiapan bahan perumusan kebijakan, penyusunan standar, norma, pedoman, criteria, prosedur dan bimbingan teknisserta evaluasi di bidang analisis pasar kerja dalam negeri

Analisis pasar kerja Dalam Negeri

  • Mengetahui kondisi pasar kerja dalam negeri
  • Mngetahui potensi pasar kerja dalam negeri yang diakibatkan oleh percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia
  • Memberikan gambaran tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia
  • Bahan perencanaan kebutuhan pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan dunia usaha di Indonesia

Analisis pasar Kerja Luar Negeri

  • Mengidentifikasi peluang pasar kerja di luar Negeri
  • Mengetahui kondisi pasar luar negeri
  • Mengidentifikasi kesiapan Indonesia dalam mengahadapi perdagangan bebas bidang  jasa sisi suplly
  • Memproteksi pasar kerja dalam negeri dari perdagangan bebas bidang jasa
  • Membuka akses pasar kerja di luar negeri
  • Memberikan informasi mengenai perkembangan kerjasama internasional bidang jasa  ( Bilateral, Multilateral, trilateral, purilateral)

Fungsi Pasar Kerja

  1. Untuk rencana pembangunan
  2. Untuk mengetahui prilaku, karakteristik dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan maupun yang tersedia
  3. Untuk memperoleh informasi dalam decision making yang baik dari sisi pencaker (S) maupun dari sisi pemberi kerja (D) untuk perenanaan kebutuhan pelatihan

Para pelaku di pasar kerja

  1. Pencari kerja  (Pencaker)

Setiap orang yang mencari kerja baik karena menganggur, putus hubungan kerja maupun orang yang sudah bekerja tetapi ingin mendapatkan pekerjaan lebih baik yang sesuai dengan pendidikan, bakat, minat, dan kemampuan yang dinyatakan melalui aktivitas mencari pekerjaan.

  1. Pemberi kerja
  2. Perorangan, pengusaha, badan hukum, atau badan badan lainnya yang mempekerjakan tenaga kerja dengan membayar imbalan berupa upah atau gaji
  3. Perantara
  4. Media atau lembaga yang mempertemukan pencari kerja dan pemberi kerja, misalkan agen penyalur tenagakerja, bursa kerja, dan head hunter ( pihak Ketiga  yang menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan sebagai imbalan head hunter akan memperoleh prestasi gaji dari orang yang diterima bekerja atau komisi dari perusahaan.

Kondisi Tenaga Kerja da pemberi kerja

Kesulitan bagi tenaga Kerja

  1. Unskill worker
  2. Kurang informasi
  3. Kurang pengalaman
  4. Pendidikan tidak sesuai syarat jabatan
  5. Lowongan terbatas
  6. Kurang memahami perkembangan teknologi
  7. Akresisi ekonomi
  8. Mutu llk rendah
  9. Biaya pendidikan dan kursus mahal
  10. Instabilitas

Kesulitan Bagi User

  1. Krisis ekonomi
  2. Instabilitas
  3. Pendidikan Tenaga Kerja tidak memenuhi syarat jabatan
  4. Informas/ data base tenaga kerja terbatas
  5. Mutu pendidikan rendah
  6. Pengalaman kerja kurang
  7. Program pendidikan nasional belum matching dengan duni usaha

Dalam proses ini, baik pencari kerja maupun pengusaha dihadapkan kepada kenyataan bahwa:

  1. Pencari kerja mempunyai tingkat pendidikan, keterampilan, kemampuan, tingkat produktivitas kerja dan sikap pribadi yang berbeda
  2. Tiap lowongan pekerjaan mempunyai sikap pekerjaan yang berlainan dan membutuhkan tenaga dengan tingkat pendidikan, keterampilan bahkan dengan sikap yang berlainan pula
  3. Perbedaan pencari kerja dan lowongan kerja mengakibatkan bahwa tidak setiap pelamar dapat cocok dan dapat diterima mengisi lowongan yang ada
  4. Setiap usaha atau unit usaha mempunyai lingkungan kerja yang berbeda : masukan/ keluaran teknologi, management, lokasi passer dan lain lain
  5. Dengan kondisi dan kemampuan perusahaan yang berbeda, tiap pencari kerja mempunyai preferensi yang berbeda akan lowongan pekerjaan

Manfaat Analisis Pasar kerja

Mengumpulkan data mengenai penyediaan tenaga tak terdidik dan tenaga terdidik baik yang sudah bekerja, yang sedang mencari pekerjaan maupun yang dalam waktu dekat secara potensial akan mencari pekerjaan

Mengumpulkan data mengenai komposisi pekerjaan dan lowongan kerja disektor formal baik di kantor kantor pemerintah  pengumpulan perusahaan maupun swasta

Mengumpulkan data mengenai komposisi pekerjaan dan kesempatan kerja disektor informal terutama di sector pertanian dan jasa jasa

Memelihara dan menyimpan data baik dalam bentuk dokumentasi maupun dalam bentuk pita pita computer

Menyebarluaskan informasi pasar kerja dalam bentuk surat pemberitahuan kepada pencari kerja dan perusahaan berita pasar kerja. Pengguna mass media dan meneruskan informasi tersebut ke badan atau lembaga yang membutuhkannya untuk analisa dan pengambilan keputusan

Membuat analisa dan interpretasi passer kerja  dan mencoba menjelaskan sebab sebab kejadian pasar kerja

Menyususn perkiraan dan proyeksi penyediaan dan kebutuhan tenaga kerja untuk beberapa tahun kedepan bedasarkan analisa kejadian pasar kerja diwaktu lalu.

Keuntungan analisis pasar kerja

  1. Membantu para pencari kerja dalam memperoleh pekerjaan yang sesuai
  2. Membantu orang orang atau lembaga lembaga yang memerlukan tenaga kerja
  3. Membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan ketenagakerjaan
  4. Sebagai saran informasi perluasan lapangan pekerjaan
  5. Sebagai sarana memperoleh pendapatan devisa, contohnya pengiriman TKI keluar Negeri

 

DIREKTORAT PENGEMBANGAN PASAR KERJA

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PENEMPATAN TEBAGA KERJA DAN PERLUASAN  KESEMPATAN KERJA

KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA 2016

 

Leave a Reply