BENCANA GEOLOGI 2013 DAN ALBUM VISUAL BENCANA GEOLOGI DIINDONESIA 2014

BENCANA GEOLOGI 2013 DAN ALBUM VISUAL BENCANA GEOLOGI DIINDONESIA 2014

SAM_5403 SAM_5404

Di kutip dan Tulis ulang secara ringkas dari buku Album Bencana Geologi 2013 DAN ALBUM Visual  Bencana Geologi Di Indonesia  2014 yang di keluarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sebagai bahan informasi.

Wilayah Indonesia berada pada tataan tektonik yeng merupakan pertemuan 3 lempeng aktif Dunia yaitu lempeng Benua Eurasia yang bergerak sangat lambat ke Arah tenggara dengan kecepatan 0,4 cm/tahun, lempeng samudera Indo-Australia yang bergerak kearah utara dengan kecepatan sekitar 7 cm / tahun, lempeng saudera pasifik yang bergerak kearah barat dengan kecepatan sekitar 11 cm/ tahun  (Minster dan Jordan 1978 dalam yeats 1997). Batas pertemuan antara lempeng tersebut membentuk zona punujaman yang merupakan sumber gempabumi. Disamping itu terbentuk beberapa sesar aktif didaratan yang juga merupakan sumber gempabumi. Bencana gempabumi merupakan salah satu dinamika geologi yang tidak dapat dicegah kejadiannya. Kejadian gempabumi menunjukan kecenderungan akan berulang kembali pada suatu daerah apabila didaerah tersebut sebelumnya pernah terlanda kejadian gempabumi. Hingga saat ini kejadian gempabumi belum dapat diramalkan kapan dan berapa besar kekuatannya akan terjadi.

Indonesia memiliki 127 gunung api, 77 diantaranya merupakan gunungapi aktif tipe A. dari jumlah tersebut 5 diantaranya merupakan gunung api bawah laut. Sepanjang tahun 2013 jumlah gunung api yang mengalami peningkatan diatas normal sebanyak 21 gunungapi, yaitu Waspada sebanyak 11 Gunung api, Siaga sebanyak 9 Gunungapi, dan Awas sebanyak 1 Gunung Api mengalami penurunan tingkat kegiatan, yaitu dari siaga ke waspada sebanyak 10 Gunungapi dan dari Waspada ke Normal sebanyak 12 gunung api.

Sepanjang tahun 2013 ada 9 kejadian gempabumi merusak yaitu : pidie aceh(22 Januari 2013), Dieng Jateng (19 April 2013),  pangalengan Jabar (6 Mei 2013), Lombok barat NTB ( 22 Juni 2013), Aceh Tengah  (2 Juli 2013), Malang Jatim ( 8 Juli 2013), Buton SulTra (14 oktober 2013), Pidie Aceh ( 22 Oktober 2013), Jailolo kab Halmahera Barat Maluku (7 desember 2013).

Magnitude Gempabumi merusak pada pada tahun 2013 ini berkisar pad 4,1-6,2 SR dan pada umumnya disebabkan sesar aktif di darat. Adapun dampak gempabumi ini selain kerusakan ringan sampai berat pada bangunan, menimbulkan kepanikan dan juga korban jiwa. Kerusakan akibat gempabumi terparah terjadi di aceh tengah (desa Serempah Kec Ketol ) yang diikuti oleh gerakan tanah dan menyebabkan korban jiwa 35 orang, luka berat 92 orang, luka berat 92 orang, luka ringan 352 orang  dan hilang 6 orang.

SAM_5389 SAM_5390 SAM_5391 SAM_5392 SAM_5393 SAM_5394 SAM_5395 SAM_5396 SAM_5397 SAM_5398 SAM_5399 SAM_5400 SAM_5401 SAM_5402 SAM_5403 SAM_5404

Leave a comment