Lowongan Kerja

Low.Taksiku

Surya Electra

Disnakersos Galakkan Pelatihan

Tak hanya memberikan peluang kerja terhadap para Pencari Kerja (Pencaker) di Kota Depok melalui Job Fair. Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) juga akan memberikan beragam pelatihan terhadap warga kota ini. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya manusia (SDM) di kota Depok. Kepala Disnakersos Kota Depok, Abdul Haris mengatakan, tahun ini jajarannya masih akan terus menggalakkan beberapa jenis pelatihan, seperti computer, menjahit, tata boga, sablon, serta service AC. Tak tanggung-tanggung, Khusus di pelatihan computer, pihaknya bakal menjalin kerjasama dengan Universitas Nasional. Sehingga warga yang diberi pelatihan, bisa mendapatkan pembelajaran  dari pengajar yang berkompeten dan berkualitas.

Harris mengemukakan, pada dasarnya, pelatihan tersebut memang berbasis masyarakat, artinya Disnakersos secara langsung memilih orang yang berhak ikut pelatihan, melalui masukan dari kecamatan. Arah dari pelatihan ini sendiri, akan membentuk masyarakat menjadi wirausaha yang handal.

Setiap peserta yang ikut pelatihan, tidak dipungut biaya. Sebab, seluruh biaya pelatihan telah ditanggung Pemerintah Kota (Pemkot) depok. Mengingat, di keseluruhan pelatihan ini, pemkot menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1897 juta. Anggaran tersebut diperuntukan bagi 90 orang peserta, dan 30 orang yang mengikuti pelatihan computer.

Hal tersebut telah sesuai dengan usulan saat musyawarah rencana pembangunan (musrembang) lalu. Dipelatihan ini, setiap peserta tidak disyaratkan memiliki dasar ilmu tertentu, sebab lulusan SMP pun bisa menjadi peserta.

Disnakersos juga memberikan pelatihan mekanik motor bagi 50 orang warga Depok. Para peserta itu akan digembleng selama 400 jam kerja, hingga akhirnya mahir. Atas dasar itu, pihaknya mengeluarkan anggaran sebesar Rp 200 juta. Selanjutnya, para peserta yang dinilai memiliki potensi akan disalurkan bekerja di sejumlah bengkel ternama di Kota Depok.

Bursa Kerja di Depok

Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok menggelar bursa kerja yang dibuka mulai hari ini, Senin (9/7/2012) hingga Rabu lusa di Depok Mall Jalan Margonda. Bursa kerja ini diikuti 50 perusahaan swasta dan dua usaha kecil menengah.

Penyedia kerja sebagian besar berbasis di Depok, dua di antaranya dari Jakarta. “Perusahaan yang ikut bursa kerja bergerak di bidang perbankan, rumah sakit, perusahaan rekayasa industri, dan produsen peralatan rumah tangga,” tutur Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Agus Gunanto.

Acara dibuka Wali Kota Depok Nur Mahmudi Isma’il tadi sekitar pukul 10.00. Agus berharap acara ini dapat menyerap pencari kerja sehingga mengurangi angka pengangguran. Acara seperti ini, menjadi agenda tahunan Pemkot Depok bekerja sama dengan penyedia lapangan kerja.

Sumber : kompas.com

Disnarkersos Gelar Pelatihan Kejuruan Montir Sepeda Motor

CIMANGGIS – Bekerja sama Dengan Universitas Gunadarma, Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok (Disnakersos) Kota Depok menggelar Pelatihan Montir Sepeda Motor, Kamis (14/6) di kampus D Universitas Gunadarma, Depok.

Abdul Haris, Kepala Disnakersos Kota Depok mengatakan bahwa para peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah 25 orang para pencari kerja yang telah lulus tes seleksi dari 65.000 pencari kerja yang diterima Disnakersos.

”Dengan dilaksanakanya pelatihan ini diharapkan para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius, sebagai modal utama dalam kemandirian. Selain itu juga kami berharap para peserta nanti setelah mengikuti pelatihan ini, dapat membuka usaha lapangan baru,” kata Abdul Haris.

Tentang adanya dugaan penyusupan dari mahasiswa/i yang ada di kampus itu yang jadi peserta pelatihan tersebut, TB Toto Sudiarto warga Cimanggis yang ditemui di Halaman Pemkot Depok mengatakan seharusnya para peserta murni warga Depok yang notabenenya adalah para pengangguran atau putus sekolah. Dengan tujuan untuk mengurangi pengangguran yang ada di Kota Depok.

“Kalau ini sampai terjadi berarti Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok telah gagal melaksanakan program tersebut karena kurangnya para peserta yang tidak sesuai target, yakni sebanyak 25 orang” tegas Toto.  http://www.suaradepok.com

Angka Pengangguran Depok Masih Tinggi

DEPOK – Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok mengakui jumlah pengangguran di Depok masih terbilang tinggi. Berdasarkan data bagian kesehjateran (Kesra) 2011 tercatat jumlah pengangguran di Depok mencapai lebih dari 65 ribu orang.

Namun tingkat partisipasi angkatan kerja di Depok juga cukup tinggi, yaitu mencapai 63 persen. Oleh karena itu salah satu upaya mengurangi angka penganggurn tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok telah melakukan program pelatihan guna meningkatkan kualitas tenaga kerja. Jenis pelatihan yang diberikan berupa pelatihan berbasis masyarakat dan kompetensi.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, sehingga menjadi tenaga siap pakai yang berkompeten,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok, Abdul Harris saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/5/2012).

Untuk pelatihan berbasis masyarakat, kata Harris, pelatihan dilakukan berdasarkan aspirasi masyarakat, seperti pelatihan servis televisi, bordir dan sablon. Sedangkan pelatihan kompetensi meliputi pelatihan servis komputer, dan servis mesin kendaraan bermotor.

“Kedua pelatihan tersebut telah dilaksanakan 2011, dan warga yang mengikuti pelatihan sudah ada yang bekerja atau membuka usaha sendiri,” jelas Harris.

Pada 2012 ini, kata Harris, pihaknya telah memprogramkan pelatihan kompetensi berupa pelatihan servis motor. Pelatihan akan dilakukan selama 50 hari dan tidak dipungut biaya alias gratis. Menurut Harris, peminat pelatihan kompetensi ini sangat banyak, jadi harus dilakukan seleksi terlebih dahulu.

“Seleksi dilakukan di tingkat kecamatan. Mereka yang terpilih ikut pelatihan diharapkan dapat membuka usaha sendiri,” tegasnya.

Bagi mereka yang terkendala modal untuk usaha, kata Harris, bisa memanfaatkan berbagai pembiayaan dari berbagai sumber. “Pemerintah tidak bisa menyediakan modal usaha, jadi manfaatkanlah sumber yang bisa dimanfaatkan. Kita harus realistis dalam membuka usaha, kalau dari kecil ya harus kecil, buat apa punya modal besar tapi tidak punya pengalaman? Usaha akan hancur. Lebih baik usaha dari kecil dan sesuai modal bisa menjadi besar,” tandasnya. (ade)

Disnakersos Kembali Gelar Pelatihan Kompetensi, Mau?

Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok siap melaksanakan program pelatihan kompetensi berupa pelatihan yang rencananya kan dilaksanakan pada pertengahan tahun ini.

Kepala Disnakersos, Abdul Harris mengatakan, pelatihan akan dilakukan selama 50 hari dan tidak dipungut biaya alias gratis. Karena peminat pelatihan kompetensi ini sangat banyak, jadi harus dilakukan seleksi terlebih dahulu. Untuk tahun ini pelatihan berupa pelatihan servis motor.

”Seleksi dilakukan di tingkat kecamatan. Mereka yang terpilih ikut pelatihan diharapkan dapat membuka usaha sendiri.” terangnya, saat ditemui di kantornya, Senin (28/5).
Sebelumnya Disnakersos Kota Depok telah melakukan program pelatihan guna meningkatkan kualitas tenaga kerja. Jenis pelatihan yang diberikan berupa pelatihan berbasis masyarakat dan kompetensi.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, sehingga menjadi tenaga siap pakai yang berkompeten.” lanjutnya.

Untuk pelatihan berbasis masyarakat, kata Harris, pelatihan dilakukan berdasarkan aspirasi masyarakat, seperti pelatihan servis televisi, bordir, dan sablon. Sedangkan, pelatihan kompetensi yang dilakukan adalah pelatihan servis komputer dan servis mesin kendaraan bermotor.

“Kedua pelatihan tersebut telah dilaksanakan tahun 2011 dan warga yang mengikuti pelatihan sudah ada yang bekerja atau membuka usaha sendiri.” ungkapnya.

Bagi mereka yang terkendala modal untuk usaha, kata Harris, bisa memanfaatkan berbagai pembiayaan dari berbagai sumber. “Pemerintah tidak bisa menyediakan modal usaha, jadi manfaatkanlah sumber yang bisa dimanfaatkan.”tuturnya.

Sumber : depoklik.com

MOBILE TRAINING UNIT (MTU)

Disnakersos Kota Depok telah mendapatkan bantuan berupa satu buah kendaraan Mobile Training Unit (MTU), yang akan digunakan untuk Program Pelatihan Menjahit dan Bordir bagi Warga Kota Depok.

Mobile Training Unit (MTU) ini sendiri merupakan bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.

Diharapkan dengan adanya kendaraan MTU ini akan sangat mendukung program-program pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sosial.

Pembuatan AK.1 Online

Kartu AK1 Online adalah layanan pembuatan kartu AK1 bagi para pencari kerja (Pencaker) secara online. Para pencaker tinggal mengirim data diri lewat formulir di web kemudian mengambil kartu AK1 pada hari berikutnya di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok
Berikut prosedur pembuatannya:

  1. Klik AK.1 Online di bawah
  2. Kemudian isilah data dalam formulir secara benar berdasarkan data-data dokumen resmi pencaker (sesuai KTP,  Ijazah dll).
  3. Setelah formulir terisi semua, klik tombol Submit yang terletak di bawah.
  4. Kartu AK1 Anda akan diproses sistem dan dapat diambil pada hari berikutnya di Kantor Dinas Tenaga Kerja  dan Sosial Kota Depok
  5. Saat mengambil kartu AK1 Pencaker diwajibkan membawa:
  • Nomor pembuatan kartu AK1 online Pencaker
  • KTP (asli)
  • Ijazah lengkap seluruh jenjang pendidikan yang ditempuh (asli atau fotocopy dilegalisir)
  • Pas Photo warna ukuran 3 X 4 (1 lembar)

Kartu AK1 langsung jadi saat itu juga setelah dicocokkan datanya dengan dokumen yang dibawa Pencaker.

 

AK.1 Online

Syarat-Syarat Menjadi Transmigran

Syarat-Syarat untuk Menjadi Transmigran

  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Berkeluarga;
  3. Berusia antara 18 s/d 50 Tahun;
  4. Belum pernah bertransmigrasi;
  5. Memiliki KTP Depok;
  6. Sehat Jasmani dan Rohani;
  7. Memiliki ketrampilan sesuai dengan kebutuhan untuk mengembangkan potensi sumber daya yang ada di lokasi tujuan;
  8. Lulus seleksi.

Persyaratan/kelengkapan administrasi :

  1. Phas Photo 3×4 2 lembar (suami dan istri);
  2. FC. KTP Depok;
  3. FC. Kartu Keluarga;
  4. FC. Surat Nikah;
  5. FC. Surat Kesehatan dari Dokter yang ditunjuk Pemerintah (Puskesmas, RSUD dll).

Pendaftaran dan penyerahan berkas kelengkapan administrasi dapat diserahkan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok, Jl. Margonda Raya No.54 Pancoran Mas, Kota Depok.

Persyaratan Pembuatan Kartu AK.I (Kartu Kuning)

Pembuatan Kartu AK.1 Baru :

  1. Phas photo ukuran 3×4, sebanyak 2 lembar;
  2. Foto copy KTP setempat (Depok), sebanyak 1 lembar;
  3. Foto copy Ijazah terakhir, sebanyak 1 lembar;
  4. Foto copy Kartu Keluarga, sebanyak 1 lembar.

Perpanjangan Kartu AK.I :

  1. Membawa Kartu AK.I yang asli;
  2. Apabila ada perubahan baik alamat maupun pendidikan, diharap membawa foto copy data pendukung tersebut.