Pembukaan Job Fair

IMG-20151028-WA0005[1]

JOB FAIR

 

            Bursa Kerja berlangsung selama 5 hari dari tanggl 27 Oktober sampai dengan 31 Oktober 2015 bertempat di DTC (Depok Trade Centre). Adapun jadwal bursa kerja setiap hari dimulai pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB. Pembukaan Job Fair  pada tanggal 27 Oktober 2015 dibuka oleh Wakil Walikota Depok, KH. DR.Idris Abdul Shomad, MA.

Jumlah peserta bursa kerja sebanyak 50 perusahaan swasta di Kota Depok dan sekitarnya dengan formasi untuk lulusan SLTP sebanyak 394, SLTA sebanyak 6.792, D3 sebanyak 1680, S1 sebanyak 1175.

Jumlah Penduduk Kota Depok pada Tahun 2014 berjumlah 1.898.567. Dengan jumlah Angkatan Kerja 828.909 orang dengan rincian yang bekerja 750.820 Orang, sedangkan yang menganggur sekitar 78.089 orang, sedangkan Jumlah pencari kerja yang terdaftar di Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok sebanyak 8.080 orang pada tahun 2012, 14.526 tahun 2013, 6472 tahun 2014 dan tahun 2015 sampai dengan bulan September sebanyak 3487 orang, hal tersebut menjadikan masalah yang tidak bisa dianggap enteng.

            Secara umum permasalahan utama dalam penanggulangan masalah pengangguran adalah seringkali terjadi bahwa lapangan kerja yang tersedia ternyata tidak sesuai dengan jumlah pencari kerja, juga SDM yang tersedia kurang/tidak siap kerja, sehingga tidak dapat memenuhi kriteria pekerjaan yang dibutuhkan oleh pengguna Tenaga Kerja.

            Dalam rangka mengatasi permasalahan pengangguran ini, maka Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok telah melaksanakan kegiatan Bursa Kerja/Job Fair ini beberapa kali, mulai pada Tahun 2009 sampai dengan sekarang tanggal 27 sampai 31 oktober 2015 (5 Hari). Tujuannya adalah untuk menjembatani/mempertemukan antara pencari kerja dari berbagai tingkat pendidikan dengan perusahaan (swasta) pengguna tenaga kerja secara langsung dan pola saling menguntungkan baik bagi pencari kerja maupun bagi perusahaan pengguna tenaga kerja.

            Disamping itu, upaya penanggulangan masalah pengangguran lainnya adalah dengan mengoptimalkan fungsi penempatan tenaga kerja melalui :

  1. Fungsi Informasi Pasar Kerja;
  2. Fungsi Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan;
  3. Fungsi perantaraan Kerja;
  4. Perluasan Kerja dengan pelatihan Kewirausahaan;
  5. Pelatihan yang berbasis kompetensi dan berbasis masyarakat’
  6. Pemagangan;

Gong WakilKadis Peserta

Leave a comment