PEMBUKAAN PESERTA TRANSMIGRASI TAHUN 2018

PEMBUKAAN PESERTA TRANSMIGRASI TAHUN 2018

 

Dinas Tenaga Kerja Kota Depok   membuka pedaftaran Calon Peserta Transmigrasi tahun 2018 dengan persyaratan sebagai berikut :

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Berkeluarga
  3. Berusia Antara 18-50 Tahun
  4. Belum pernah bertransmigrasi
  5. KTP Suami Istri Kota Depok
  6. Berbadan sehat
  7. Memiliki ketrampilan sesuai kebutuhan untuk mengembangkan potensi sumberdaya yang ada di lokasi tujuan
  8. Fc Surat Nikah
  9. Pas Foto 3×4 dan  4×6
  10. Lulus seleksi

Untuk Informasi datang langsung ke Dinas Tenaga Kerja  Kota Depok di Jalan Margonda Raya No 54 Gedung Baleka II Lantai 8 dan menghubugi bpk Kiyat Subardi

Tentang Transmigrasi

Tujuan resmi program ini adalah untuk mengurangi kemiskinan dan kepadatan penduduk di pulau Jawa [1], memberikan kesempatan bagi orang yang mau bekerja, dan memenuhi kebutuhan tenaga kerja untuk mengolah sumber daya di pulau-pulau lain seperti PapuaKalimantanSumatra, dan Sulawesi. Kritik mengatakan bahwa pemerintah Indonesia berupaya memanfaatkan para transmigran untuk menggantikan populasi lokal, dan untuk melemahkan gerakan separatis lokal. Program ini beberapa kali menyebabkan persengketaan dan percekcokan, termasuk juga bentrokan antara pendatang dan penduduk asli setempat.

Seiring dengan perubahan lingkungan strategis di Indonesia, transmigrasi dilaksanakan dengan paradigma baru sebagai berikut:

Mendukung ketahanan pangan dan penyediaan papan

Mendukung kebijakan energi alternatif (bio-fuel)

Mendukung pemerataan investasi ke seluruh wilayah Indonesia

Mendukung ketahanan nasional pulau terluar dan wilayah perbatasan

Menyumbang bagi penyelesaian masalah pengangguran dan kemiskinan

Transmigrasi tidak lagi merupakan program pemindahan penduduk, melainkan upaya untuk pengembangan wilayah. Metodenya tidak lagi bersifat sentralistik dan top down dari Jakarta, melainkan berdasarkan Kerja sama Antar Daerah pengirim transmigran dengan daerah tujuan transmigrasi. Penduduk setempat semakin diberi kesempatan besar untuk menjadi transmigran penduduk setempat (TPS), proporsinya hingga mencapai 50:50 dengan transmigran Penduduk Asal (TPA).

Dasar hukum yang digunakan untuk program ini adalah Undang-Undang Republik Indonesia]] Nomor 15 Tahun 1997 tentang Ketransmigrasian (sebelumnya UU Nomor 3 Tahun 1972)dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Transmigrasi (Sebelumnya PP Nomor 42 Tahun 1973), ditambah beberapaKeppres dan Inpres pendukung.

 

Leave a Reply