PERUBAHAN PERSYARATAN TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PEMBERIAN SANTUNAN KEMATIAN BAGI WARGA BERESIKO SOSIAL

PERUBAHAN PERSYARATAN TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PEMBERIAN SANTUNAN KEMATIAN BAGI WARGA BERESIKO SOSIAL

 

Berdasarkan peraturan Walikota depok Nomor 28 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Walikota Depok Nomor 43 Tahun 2011 tentang petunjuk Pelaksanaan Pemberian Santunan Kematian, Persyaratan dan Prosedur pengajuan Santunan Kematian Adalah :

  1. Mempunyai akta kelahiran bagi bayi dan balita atau surat keterangan kelahiran dari medis
  2. Melampirkan KTP elektronik (e KTP) asli almarhum/ lamarhumah ( bagi warga usia 17 tahun keatas) dan/ atau foto copy kk
  3. Melampirkan foto copy kartu Indonesia sehat (KIS) sebagai pengganti kartu Jamkesda maupun jamkesmas atau kartu peserta program Keluarga Harapan atau kartu perlindungan sosial, atau kartu keluarga Sejahtera atau kartu Indonesia Pintar atau kartu penerima bantuan jaminan kesehatan atau penerima bantuan IuranĀ  (PBI) jaminan kesehatan Kota Depok.
  4. Melampirkan akta Kematian almarhum/ almarhumah.
  5. Melampirkan Foto copy KTP elektronik (e-KTP) ahli waris yang sudah dilegalisir oleh dinas Kependudukan dan catatan sipil
  6. Melampirkan foto copy kk ahli waris yang sudah di legalisir oleh dinas kependudukan dan catatan sipil.

Jika persyaratan sudah lengkap akan diterbitkan surat keputusan walikota tentang penetapan penerima santunan kematian dari bantuan sosial tidak terencana kota Depok tahun 2016

Leave a comment